Bagian-Bagian Dari Gas Buang

Hai sobat OZ, kini kita akan membahas tentang bagian-bagian dari gas buang. Setiap tahun kendaraan mobil dan motor terus meningkat dengan peningkatan kendaraan itu maka akan meningkatnya pula polusi udara. Akhir-akhir ini gas buang dari mobil dan motor sangat menarik perhatian karena dapat mengotori udara dan membahayakan kesehatan. Baiklah kita akan membahas bagian-bagian dari gas buang, yaitu  :


 1.    Karbonmonoksida (CO)
Karbon monoksida, rumus kimia CO adalah gas yang tak berwarna, tak berbau, dan tak berasa. Ia terdiri dari satu atom karbonyang secara kovalen berkaitan dengan satu atom oksigen . Dalam ikatan ini, terdapat dua ikatan kovalen dan satu ikatan kovalen koordinasi antara atom karbon dan oksigen. Karbon monoksida dihasilkan dar ipembakaran tak sempurna dari senyawa karbon, sering terjadi pada mesin pembakaran dalam. Karbon monoksida terbentuk apabila terdapat kekurangan oksigen dalam proses pembakaran. (sumber wikipedia)

Banyaknya CO dari gas buang itu tergantung dari perbandingan bahan bakar dan udara. Hanya pada pembakaran yangsempurna dari bahan bakar maka nilai CO-nya dapat nihil. Karbonmonoksida membahayakan kehidupan manusia. Bila gas ini dihirup oleh manusia, akan menyebabkan keracunan CO. gas ini akan dihasilkan karena karbon yang terdapat dalam bensin (kira-kira 85% dari berat sisanya hydrogen) terbakar tidak sempurna karena kekurangan oksigen. Karbonmonoksida tidak dapat dihilangkan, bila campuran bahan bakar kaya.

Bila campuran kurus (miskin) karbonmonoksida tidak terbentuk. Bila motor bensin dipergunakan dalam suatu tempat tertutup seperti dalam suatu bangunan atau terowongan, motor mengeluarkan gas buang dan mempercepat kekurangan oksigen, sehingga konsentrasi karbonmonoksida naik. Jika berada disana dan terhirup maka kita akan keracunan CO dan kehilangan kesadaran tanpa rasa sakit. Jadi ini sangat berbahaya. Kendaraan bermotor 4 tak untuk tahun pembuatan 2010 ke bawah, standar kandungan CO harus dibawah 5,5 %. Sementara untuk motor 4-tak tahun pembuatan di atas 2010 harus memenuhi syarat kadar emisi gas buangnya CO dibawah  4,5 %.

2.    Hidrokarbon (HC)
Hydrocarbon tidak begitu merugikan manusia, tetapi merupakan salah satu penyebab kabut campuran asap. Batas pancaran hidrokarbon diatur ketat di USA dan Jepang. Pancaran CO tedapat di gas buang berbentuk gasolin yang tidak terbakar dan hidrokarbon yang hanya sebagian bereaksi dengan oksigen. Jika campuran udara bahan bakar tidak terbakar sempurna didekat di dinding silinder antara torak dan silinder dimana apinya lemah dan suhunya rendah.

Hidrokarbon dapat keluar tidak hanya jika campuran udara bahan bakar gemuk (kaya), tetapi bias juga bila campurannya kurus (miskin). Kalau suhu pembakarannya rendah dan lambat serta bagian dari dinding ruang pembakarannya yang dingin agak besar. Secara alamiah motor memancarkan banyak CO, kalau baru saja dihidupkan atau berputar bebas waktu pemanasan. Pemanasan dari udara yang masuk dengan menggunakan gas buang meningkatkan penguapan dari bahan bakar dan mencegah pemancaran hidrokarbon. Jumlah hidrokarbon tertentu selalu ada di penguapan bahan bakar, di tangki bahan bakar dan dari kebocoran gas yang melalui celah antara silinder dari torak masuk kedalam poros engkol biaya disebut blow by gases (gas lalu). Semakin kecil karar HC pembakaran itu akan semakin sempurna, ini menunjukkan makin sedikitnya bahan bakar yang terbuang.

Kendaraan bermotor 4 tak untuk tahun pembuatan 2010 ke bawah standar kandungan hidrocarbon (HC) maksimal 2.400 ppm. Sementara untuk motor 4-tak tahun pembuatan di atas 2010 harus memenuhi syarat kadar emisi gas buangnya hydrocarbon (HC) maksimal 2.000.

3.    Karbondioksida (CO2)
Konsentrasi CO2 menunjukkan secara langsung status proses pembakaran di ruang bakar. Semakin tinggi maka semakin baik. Saat AFR berada di angka ideal, emisi CO2 berkisar antara 12% sampai 15%. Apabila AFR terlalu kurus atau terlalu kaya, maka emisi CO2 akan turun secara drastis. Apabila CO2 berada dibawah 12%, maka kita harus melihat emisi lainnya yang menunjukkan apakah AFR terlalu kaya atau terlalu kurus. Perlu diingat bahwa sumber dari CO2 ini hanya ruang bakar. Apabila CO2 terlalu rendah tapi CO dan HC normal, menunjukkan adanya kebocoran exhaust pipe. Semakin tinggi kadar CO2 semakin sempurna pembakarannya dan semakin bagus akselerasinya. Semakin rendah kadar CO2 ini menandakan kerak diblok mesin sudah pekat harus overhoul engine.  Kendaraan bermotor 4 tak untuk tahun pembuatan 2010 ke bawah, standar kandungan CO2 harus dibawah 5,5 %. Sementara untuk motor 4-tak tahun pembuatan di atas 2010 harus memenuhi syarat kadar emisi gas buangnya CO2 dibawah  4,5 %. Semoga ini bermanfaat bagi sobat OZ sekalian.

» Read More...

Apa Itu Motor Bensin ?

Sobat OZ pasti tahu apa itu motor bensin, bagi yang belum tahu saya akan memberitahu sedikit tentang motor bensin. Motor bensin adalah motor pembakaran yang menggunakan bahan bakar bensin.  Bensin adalah suatu cairan yang mudah disimpan, dipindahkan dan alirannya mudah dikontrol.
Selain itu bensin mempunyai sifat yang mudah menguap, mudah menyala dan terbakar. Dalam pemakaiannya pada motor pembakaran, bensin cair ini terlebih dahulu harus diubah menjadi bentuk uap atau kabut agar mudah terbakar. Bensin terdiri dari molekul-molekul hidrokarbon. Bensin yang mengandung molekul-molekul hidrokarbon dengan titik didih rendah akan memudahkan motor dihidupkan pada suhu sekeliling yang rendah. Disamping itu kendaraan dapat dijalankan tanpa pemanasan yang agak lama pada beban yang redah. Bensin harus dicampur lebih dahulu dengan udara sebelum dimasukkan dalam silinder campuran udara dan bahan bakar setelah masuk kedalam silinder kemudian dikompresikan dan pada saat akhir kompresi baru dinyalakan. Dan untuk mencampur udara dengan bahan bakar secara otomatis dengan satu perbandingan tertentu pada suatu saat dan kondisi tertentu diperlukan karburator.

Pembakaran adalah reaksi kimia antara komponen-komponen bahan bakar (Karbon dan hidrogen) dengan komponen udara (Oksigen) yang berlangsung sangat cepat, yang membutuhkan panas awal untuk menghasilkan panas yang jauh lebih besar sehingga menaikkan suhu dan tekanan gas pembakaran. Elemen mampu bakar atau Combustible elements yang utama adalah karbon dan oksigen. Sementara itu, Nitrogen adalah gas lembam dan tidak berpartisipasi dalam proses pembakaran. Selama proses pembakaran, butiran minyak bahan bakar menjadi elemen komponennya, yaitu hidrogen dan karbon, akan bergabung dengan oksigen untuk membentuk air, dan karbon bergabung dengan oksigen menjadi karbon dioksida. Kalau tidak cukup tersedia oksigen, maka sebagian dari karbon, akan bergabung dengan oksigen menjadi karbon monoksida. Akibat terbentuknya karbon monoksida, maka jumlah panas yang dihasilkan hanya 30 persen dari panas yang ditimbulkan oleh pembentukan karbon monoksida.
           
Kalau campuran udara dan bahan bakar terbakar di dalam ruang pembakaran yang dibentuk dari atau dibatasi oleh torak (piston), silinder dan kepala silinder akan menghasilkan gas pembakaran yang bersuhu dan bertekanan tinggi. Gas pembakaran ini akan menekan torak (piston) ke bawah dan menghasilkan daya dengan cara sebagai berikut. Semoga bermanfaat bagi sobat OZ, terima kasih.


» Read More...

Asal Sepeda Motor dan Penemunya

Tahukah sobat Oz siapa penemu-penemu sepeda motor ? Yang diklaim sebagai penemu sepeda motor ada tiga orang yaitu, Gottlieb Daimler (Jerman), Ernest Michaux ( Perancis), dan Edward Butler (Inggris). Dari ketiga penemu, rancangannya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. baiklah kita akan membahas secara ringkas asal-usul terciptanya sepeda motor. Ernest Michaux Perancang pertama sepeda motor dia adalah seorang dari negara Perancis pada tahun 1868. Tenaga Penggerak yang dipergunakan pada waktu itu direncanakan ialah mesin uap. Proyek ini tidak berhasil, kemudian pada tahun 1885 Edward Butler mencoba menyempurnakan dengan membuatkan kendaraan yang mempergunakan tiga roda dan digerakan motor dari jenis mesin pembakaran dalam.
 

Dan di tahun yang sama Gottlieb Daimler memperkenalkan ciptaannya berupa sepeda bermesin, dengan begitu beliaulah sebenarnya pencipta sepeda motor yang telah berhasil. Akan tetapi jenis kendaraan ini belum dikenal masyarakat banyak, sampai pada tahun 1892 Henry Hilderband dari Munich, Jerman Barat memperkenalkan sepeda motor model baru, yang disusul lagi oleh Werner Brothers pada tahun 1897.

Pada tahun 1885, Daimler memasangkan mesin empat langkah berukuran kecil pada sebuah sepeda kayu. Mesin diletakkan di tengah (di antara roda depan dan belakang) dan dihubungkan dengan rantai ke roda belakang. Sepeda kayu bermesin itu diberi nama Reitwagen (riding car) dan merupakan sepeda motor pertama di dunia. Maybach mencoba Reitwagen sejauh 3 kilometer di sepanjang Sungai Neckar, dari Cannstatt ke Untertürkheim, dengan kecepatan 12 kilometer/jam. Akan tetapi Reitwagen itu tidak dijual untuk umum. Pemasangan mesin pada sepeda kayu itu merupakan rangkaian dari percobaan yang dilakukan oleh Daimler dan Maybach, sebelum memasang mesin empat langkah pada kereta kuda, yang menjadi cikal bakal lahirnya mobil.

Tahun 1893, sepeda motor pertama yang dijual untuk umum dibuat oleh pabrik sepeda motor Hildebrand und Wolfmüller di Muenchen, Jerman. Sepeda motor ini tidak menggunakan rantai. Roda belakang digerakkan langsung oleh kruk as (crankshaft). Sepeda motor kali pertama masuk ke Amerika Serikat pada tahun 1895, saat itu seorang pemain sirkus asal Perancis membawanya ke New York. Dan pada tahun yang sama, seorang penemu Amerika Serikat yaitu EJ Pennington, di Milwaukee, mendemonstrasikan sepeda motor yang didesain sendiri. Pennington menyebutkan, sepeda motor yang dia desain itu dapat dipacu dengan kecepatan 93 kilometer per jam, dan ia dianggap sebagai orang pertama yang memperkenalkan istilah sepeda motor  (motorcycle). Sekian semoga ini bermanfaat bagi sobat OZ.

» Read More...

Followers